Brasil vs Costarica Angkat Beban Psikologis Neymar

Brasil vs Costarica Angkat Beban Psikologis Neymar

Pluit tanda pertandingan Brasil vs Costarica berbunyi, Neymar Junior pun menutup mukanya dan menangis. Di luar lapangan pendukung Brasil yang dikenali melalui seragam kuning bersorak.

Costarica 0 Brasil 2, Neymar Jr menggenapi keunggulan setelah gol pertama yang diberikan oleh Philippe Coutinho.

Brasil akhirnya melebarkan peluang untuk lolos ke babak selanjutnya dan Neymar keluar dari tekanan publik yang besar agar namanya tercatat di papan pencetak gol piala dunia. Untungnya pelatih Brasil bukan Sambaoli.

Tite paham kalau pemainnya memiliki bakat dan kualitas diatas rata-rata, jadi ia mengutamakan hasil dibandingkan memelihara pemain yang tidak efektif. Gelandang Chelsea, Willian, yang diganti pada babak kedua dan menambah amunisi dengan memasukkan Roberto Firmino untuk membantu Neymar dipuji sebagai keputusan yang tepat oleh kontributor NYTimes.

Costarica yang mengandalkan 5 pemain belakang untuk meredam serangan Brasil dan serangan balik patut diapresiasi. Pertahanan yang solid membuat Neymar dan kawan-kawan frustasi hingga menjelang akhir pertandingan (sebelum gol pertama Coutinho) Neymar harus melakukan diving agar mendapatkan hadiah penalti. Sayangnya melalui teknologi VAR wasit asal Belanda Kuipers membatalkan keputusannya karena dalam tayangan ulang video tidak terlihat pemain belakang Costarica mengganggu Neymar. Seakan-akan si pemain sadar kalau VAR akan membantu usahanya dalam mendapatkan hasil positif di pertandingan Grup kedua ini.

Menanggapi hasil pertandingan yang tidak sesuai dengan harapan pelatih Costarica mengatakan kalau timnya sudah bermain dengan baik.

Dengan kekalahan ini Costarica pun menyusul Arab Saudi yang lebih dulu dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Sedangkan Brasil memiliki peluang untuk menjadi juara grup E.

(kander / NYTimes)

Share this:

Disqus Comments